
Sumber arus ini biasanya ditandai adanya kutub positif dan
kutub negative. Arus searah ini dalam bahasa Inggris nya adalah Dirrect Current
(DC) atau biasa disebut arus DC. Baterai yang kita gunakan untuk saat ini
/ sumber tegangan menghasilkan tegangan langsung , yang berarti bahwa hanya
mengalir dalam satu arah merupakan salah satu sumder tegangan DC.
Arus searah biasanya mengalir pada sebuah konduktor, walaupun mungkin saja arus
searah mengalir pada semi-konduktor, isolator, dan ruang hampa udara
Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari ujung positif
sumber arus listrik ke ujung negatifnya. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru
menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang
mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan
terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang "tampak" mengalir
dari kutub positif ke kutub negatif. Yang dimaksud dengan sumber listrik arus
searah (DC) adalah alat/benda yang menjadi sumber listrik arus searah (DC) dan
menghasilkan arus DC secara permanent. Sumber listrik arus searah (DC) yang
paling banyak dikenal adalah sumber listrik DC yang membangkitkan listrik
secara kimia. Elemen Elektro Kimia Menurut Neinst, batang logam yang dimasukan
dalam larutan asam sulfat akan melepaskan ion-ion positif ke dalam larutan itu,
oleh karena itu, logam tersebut menjadi bermuatan negative. Sedangkan larutan
tersebut menjadi muatan positif. Beda potensial tersebut dinamakan tegangan
larutan elektrolit.
1. Elemen Elektrokimia
2. Generator Arus Searah
3. Termoelemen
4. Sel Surya (Solar Cell)
Ada dua kategori multimeter :

Umumya pada avometer terdapat bagian-bagian sebagai berikut :
Rangkaian yang akan diukur diputuskan pada salah satu titik, dan melalui kedua
titik yang terputus tadi arus dilewatkan melalui avometer, sebelumnya muatan
semua elco didischarge.
Rabu, 11 September 2013
PENGUKURAN ARUS DC
23.13
No comments
PENGUKURAN ARUS DC
PENGUKURAN DC AMPERE
Sebelum
kita ke Penjelasan Tentang Arus searah
atau yang lebih dikenal dengan Dirrect Current (DC) Ampere,kita harus
mengetahui penjelasan tentang arus searah.
Definisi
arus searah (DC) adalah arus listrik yang arahnya selalu tetap terhadap waktu.
Arus listrik ini bergerak dari kutub yang selalu sama, yaitu dari kutub positif
ke kutub negative.Polaritas arus ini selalu tetap. Sumber arus searah misalnya
aki, baterai, beberapa jenis elemen dan generator searah.
misalkan
kita membahas baterai yang dihubungkan bola lampu, jumlah elektron yang
mengalir ditentukan oleh jenis dan ukuran baterai serta ukuran dan jenis bola
lampu. Kita dapat membalik polaritas pada baterai dengan beralih kontak
(kabel), dan pada saat ini akan mengalir ke arah dan bohlam masih terang.
Selama
baterai terhubung ke sirkuit, saat ini hanya dapat mengalir dalam satu arah.
(DC) juga dapat dihasilkan dengan cara lain selain baterai, Solar sel, sel
bahan bakar, dan bahkan beberapa jenis DC generator dapat memberikan itu
sekarang.
beberapa jenis sumber-sumber
arus searah (DC) yaitu:
Dengan
perkembangan teknologi elektronika saat ini, listrik arus searah (DC) dapat
dihasilkan dengan cara merubah Arus bolak-balik (AC) menjadi Arus Searah (DC)
dengan menggunakan suatu alat yang disebut Power Supply atau Adaptor.
Sebagai dasar dari rangkaian Power
Supply adalah sebuah komponen diode yang dapat berfungsi sebagai penyearah,
artinya adalah dapat merubah dan menyearahkan arus bolak-balik (AC) menjadi
Arus Searah (DC).
Untuk mendapatkan tegangan (GGL) yang besar, harus
menggunakan plat timbel yaitu dengan dihubungkan seri. Accumulator Alkali Sel
ini disebut alkali karena menggunakan lindikali (kaliloog) sebagai larutan
elektrolitnya. Kemudian kedua kutub
tersebut disambungkan dengan sebuah bola lampu atau alat ukur sehingga terlihat
adanya beda potensial pada kedua kutub tersebut. Pada ujung-ujung kawat
penghubung terdapat beda potensial yang disebut tegangan jepit lampu yang dihubungkan dengan elemen basah volta.
Multimeter (AVO Meter) dan Cara
Menggunakannya |
Multimeter adalah salah satu
alat/perkakas Ukur
yang digunakan untuk mengukur Arus listrik (Ampere), Hambatan listrik (Ohm) dan
tegangan listrlk (volt). Alat pengukur listrik ini sering kita kenal dengan
sebutan AVOM (Ampere/Volt/Ohm Meter)
Kedua kategori multimeter diatas fungsi dan cara
penggunaannya sama, masing-masing dapat mengukur listrik AC, maupun listrik DC.
Multimeter / AVO Meter dilengkapi dengan dua kabel pencolok/kabel penyidik yang masing-masing
berwarna merah dan hitam. Untuk dapat bekerja, avometer memerlukan sumber
listrik berupa battery. Dalam penyimpanan yang cukup lama, battery ini harus
dilepaskan.
Multimeter
/ AVO Meter
harus digunakan secara tepat, yang sangat perlu dan selalu diperhatikan adalah
pemilihan saklar jangkah yang tepat/ pemilihan obyek yang akan diukur.
Kesalahan pemilihan jangkah dapat mengakibatkan kerusakan avometer misalnya
pengukuran voltage dengan jangkah pada posisi OHM, maka akibatnya akan fatal
bisa menyebabkan AVO meter rusak. Bila besaran yang diukur tidak dapat
diperkirakan sebelumnya, harus dibiasakan memilih jangkah/skala tertinggi.
Setiap selesai pengukuran, dibiasakan meletakkan jangkah pada posisi OFF atau
VDC angka tertinggi.
CARA PENGUKURAN ARUS SEARAH :
MENGUKUR ARUS
(SEARAH)
Hasil pengukuran akan ditunjukkan
langsung oleh jarum penunjuk (analog) dan angka jika anda menggunakan AVOmeter
Digital. Satuannya adalah Ampere.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar